Bangko, zada News. com – Dinas Kesehatan Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) bekerja sama dengan Puskesmas Bagansiapiapi menggelar Tracing Tuberkulosis (TB) terintegrasi Program Cek Kesehatan Gratis (CKG).
Kegiatan ini dipusatkan di Lapangan Bakar Tongkang, Bagansiapiapi, Kecamatan Bangko, Kabupaten Rokan Hilir, pada Rabu pagi (26/08/2026).
Acara dibuka secara langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Rokan Hilir, Hj. Ners. AFRIDAh, S.Kep., S.K.M., M.Kes.
Program penjangkauan aktif ini dirancang untuk mendeteksi dini keberadaan kasus TB di tengah masyarakat.Peserta kegiatan terdiri dari masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Bagansiapiapi.
Tracing ini menyasar di antaranya masyarakat yang menunjukkan gejala TB, kontak serumah dengan pasien TB, perokok, penderita Diabetes Mellitus (DM), pasien kurang gizi, serta Orang Dengan HIV (ODHIV).
Dalam sambutannya, Kepala Dinas Kesehatan Hj. Ners. AFRIDAH menegaskan bahwa TB masih menjadi ancaman kesehatan global maupun nasional yang memerlukan penanganan serius dan terpadu."Berdasarkan Global TB Report tahun 2025, estimasi kasus TB di Indonesia mencapai 1.080.000 kasus dengan angka kematian mencapai 126.000 kasus per tahun. Investigasi kontak atau tracing merupakan kunci utama dalam percepatan penemuan kasus dan pencegahan penularan di lingkungan masyarakat," ujar Hj. Ners. Afridah.
Sebagai langkah nyata penguatan upaya penemuan kasus secara aktif (active case finding), kegiatan penjangkauan ini tidak hanya terpusat di Bagansiapiapi, melainkan dilaksanakan secara masif di 114 titik yang tersebar di 21 wilayah kerja Puskesmas di seluruh Kabupaten Rokan Hilir.
Melalui integrasi bersama Program Cek Kesehatan Gratis (CKG), Dinas Kesehatan berharap masyarakat dapat memanfaatkan momentum ini untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala demi mewujudkan Rokan Hilir yang bebas dari Tuberkulosis.Dinas Kesehatan Kabupaten Rokan Hilir terus berfokus pada peningkatan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat, pencegahan penyakit menular, serta pemerataan akses layanan kesehatan primer di seluruh wilayah Kabupaten Rokan Hilir, ungkap Hj. Ners. Afridah.


