Rohil,zadanews.com -- Seorang warga yang berdomisili di Jalan Bulan Ujung Kelurahan Bagan Hulu , Kecamatan Bangko Kabupaten Rokan Hilir, Romadalis ( 23) yang bekerja sebagai penjaga sekolah SDN 025 Bagan Hulu di kagetkan dengan kemunculan seekor buaya rawa bermoncong panjang di halaman sekolah yang di jaganya pada Rabu malam ( 21/10) saat dirinya melakukan patroli malam di lingkungan sekolah tersebut.
Buaya tersebut terlihat saat senter yang digunakannya menerangi halaman sekolah yang sedang tergenang banjir dimana air parit Gepak menyatu dengan halaman sekolah SDN 025 Bagan Hulu.
Karena takut akan mengancam keselamatan para murid sekolah tersebut, Romadalis alias Riski memberitahukan hal tersebut kepada Kepala Sekolah SDN 025 , Kurniawan, S.Pd dan orang tuanya.
Naiknya Buaya Rawa rawa tersebut diduga karena tingginya curah hujan dalam sepekan ini sehingga menyebabkan genangan air di halaman sekolah tersebut hingga setinggi betis orang dewasa. Kondisi ini dimanfaatkan oleh satwa predator tersebut untuk bergerak bebas hingga memasuki area tempat biasa para siswa beraktivitas.
"Kami melihat langsung buaya tersebut berada di samping halaman sekolah tadi malam. Sebab halaman sekolah sudah tergenang air dan menyatu dengan parit gepak. Sehingga pergerakan buaya tersebut sulit di prediksi," kata Romadalis.
Menanggapi situasi tanggap darurat ini, kepala sekolah (Kepsek) SDN 025 jalan bulan Ujung Kurniawan, S.Pd mengambil keputusan cepat untuk menghentikan sementara aktivitas belajar-mengajar di sekolah demi mengutamakan keselamatan para siswa. Sementara para guru tetap masuk sekolah seperti mana biasanya.Meskipun surat resmi dari Korwil Pendidikan setempat masih dalam proses, kebijakan meliburkan siswa hari ini secara mandiri harus segera diterapkan untuk mengantisipasi potensi bahaya dan mencegah hal-hal yang tak di inginkan.
"Keselamatan jiwa anak-anak di atas segalanya. Kami tidak ingin mengambil risiko sekecil apa pun. Buaya tersebut diyakini masih bertahan di sekitar lingkungan sekolah atau bersembunyi di bawah kolong bangunan sekolah yang terendam air," tegas Kepsek SDN 025 Kurniawan(22/10/26).
Pihak sekolah meliburkan siswanya hanya 1 hari sedangkan terkait kondisi banjir pihak dinas pendidikan Kabupaten Rokan Hilir melalui Korwil Kecamatan Bangko juga meliburkan anak didik hanya 1 hari tergantung kondisi Banjir.
Selain itu salah satu wali murid, Iwan (52) berharap pihak terkait cepat tanggap atas informasi kemunculan buaya rawa rawa di kawasan Sekolah SDN 025 ini. Karena pergerakan buaya tersebut tidak dapat diprediksi dimana halaman sekolah tersebut telah menyatu dengan parit gepak yang dalam.
"Kita berharap pihak terkait cepat tanggap atas kemunculan buaya rawa di kawasan sekolah tersebut sebelum terjadinya korban jiwa. Sebab kemunculan nya di lingkungan sekolah bukan tanpa sebab, bisa jadi dia sedang mengintai anak- anak murid yang sedang bermain di tepi parit atau halaman sekolah untuk di mangsanya ," kata Iwan cemas.
Lanjutnya," jangan sampai nanti setelah kejadian baru bertindak, selain dinas pendidikan kita juga ada dinas Damkar dan BPBD untuk melakukan pemeriksaan lingkungan sekolah tersebut apakah buaya tersebut masih berkeliaran di lingkungan sekolah atau sudah pergi, harus segera di pastikan agar orang tua siswa tidak dilanda kecemasan terhadap anak-anaknya," pungkasnya.

