Banjir Dulu Baru Di Atasi Bagansiapiapi Punya Cerita, Lintas OPD Rohil Bergandengan Tangan Bersihkan Drainase

Bagansiapiapi,zadanews.com --  Dalam Upaya untuk mengatasi banjir yang melanda dibeberapa titik wilayah kota Bagansiapiapi dan sekitarnya, Dinas Lingkungan Hidup(DLH Rohil ) Berkolaborasi bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD), PUPR dan Damkar untuk melakukan pembersihan drainase dan pengerukan gorong- gorong disepanjang jalan Kecamatan, Selasa (20/10/2026).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh  kadis lingkungan hidup Rohil Suwandi Ssos, bersama dengan Kepala pelaksana (Kalaksa) BPBD Rohil H Syafnurizal SE, dan Satgas penanggulangan banjir, petugas parit dinas lingkungan hidup Rohil serta petugas Damkar.

Kepala dinas Lingkungan Hidup Rohil Suwandi Ssos menyampaikan bahwa banjir yang terjadi di wilayah Bagansiapiapi dan sekitarnya akibat dari curah hujan yang cukup tinggi sehingga  menyebabkan bajir. ia mengatakan untuk penanganannya hal tersebut, perlu adanya kolaborasi antara lintas OPD,  masyarakat serta menghidupkan kembali budaya gotong royong.

" Sesuai dengan instruksi Bupati dengan melihat kondisi wilayah kita yang diguyur hujan beberapa hari yang lalu, sehingga menyebabkan beberapa titik terjadi kebanjiran, dan kami dari Dinas Lingkungan Hidup dari tadi pagi kami sudah membersihkan sungai suhub sampai ke kampung pasir, karena air dari kecamatan ini pada umumnya mengalir ke sungai suhub maka kami tuntaskan tadi pagi, Alhamdulillah sudah lancar mengalir, maka sore ini bersama BPBD dibantu dengan mobil damkar untuk membersihkan drainase yang ada di sepanjang jalan kecamatan ini," Kata Suwandi.

Tambah Suwandi, Harapan kami pertama kondisi cuaca tidak turun hujan lagi, dan air yang tergenang di jalan kecamatan ini bisa mengalir ke drainase yang ada, sehingga nanti bisa bermuara ke sungai pabrik dan kelaut.

Yang kedua Titik titik banjir yang ada dibeberapa wilayah termasuk di Bagan, timur kita akan tangani melalui petugas petugas yang ada di masing-masing lokasi, termasuk juga di jalan pelabuhan baru juga sudah diintruksikan kepada pengawasnya untuk membersihkan parit yang ada disepanjang wilayah kerjanya.

Mudah mudahan dengan kolaborasi kita bersama lintas OPD, bajir yang ada di kecamatan Bangko ini bisa kita atasi dengan sebaik-baiknya," Timpalnya.

" Untuk kegiatan penanggulangan banjir ini kami dari Dinas Lingkungan Hidup menurunkan Petugas parit lebih kurang 300 orang, ditambah dengan satgas penanggulangan banjir 80 orang jadi lebih kurang 400 orang yang membantu memperlancar genangan air yang ada di wilayah Bagansiapiapi ini dan terakhir kami sampaikan kepada masyarakat bahwa musibah ini perlu peran serta masyarakat kita dengan menggalakan kembali budaya gotong royong dimasing-masing, baik RT, RW hal ini agar semua ini bisa kita atasi bersama," Tutup Suwandi.

Senada juga dengan Kepala pelaksana Kalaksa, Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD Rohil) H Syafnurizal, SE mengatakan untuk mengatasi persoalan banjir tersebut BPBD, Dlh, Pupr dan damkar berkalaborasi untuk mengurai air yang melanda di wilayah Bagansiapiapi dengan melakukan pembersihan Gorong gorong dan drainase.

" Kita tahu Hujan di belakangan ini cukup deras melanda kota Bagansiapiapi , dan ada beberapa tempat genangan air yang terjadi, dan untuk mengatasi hal ini kami berkalaborasi dengan PUTR,Dinas Lingkungan Hidup Rohil, untuk mengurai air yang tergenang di jalan jalan di sepanjang jalan, khususnya di Terminal Sikapur sirih ini, " Ucap Syafnurizal.

Sambungnya, " Jadi kegiatan yang kami lakukan ialah untuk membersihkan drainase, gorong-gorong, itu dilakukan oleh Dlh Rohil beserta pasukannya dan di bantu oleh anggota BPBD. sementara Putr Rohil, itu melakukan pembekoan menuju kearah laut,  mudah mudahan apa yang kami lakukan ini bisa mengurai atau memperlancar aliran air yang ada di terminal, karena kita khawatir air tergenang itu menjadi objek kecelakaan, selain itu juga kita masih dalam status KLB Malaria, untuk itu kami juga menghimbau kepada masyarakat untuk tidak membuang sampah kedalam parit/ drainase, karena akan memperhambat saluran air," Ucapnya.

" Untuk kegiatan ini kami melakukan ada 2 titik, diantaranya adalah jalan kecamatan ini yakni, terminal Sikapur sirih dan jalan dekat musholla yang menguraikan keparit besar dengan memakai alat yang besar mobler, untuk marilah kita bekerjasama dengan pemerintah agar semua ini bisa kita atasi dengan secepat mungkin," Ujarnya, (Zal). 

Lebih baru Lebih lama
Zada News

نموذج الاتصال