Pedagang Mengaku Bayar Lapak Rp3 Juta di Bazar HUT Rohil, Aliran Dana Diduga Hanya Untungkan Oknum

Bagansiapiapi, Zadanews. com -- Penyelenggaraan acara bazar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) yang dipusatkan di Jalan Aman dan Jalan Sumatera, Kelurahan Bagan Kota, Kecamatan Bangko, mulai menuai sorotan tajam. Selain dikeluhkan warga karena mengganggu arus lalu lintas, sejumlah pedagang kini mulai angkat bicara mengenai tingginya tarif sewa lapak yang dinilai tidak transparan.

Salah seorang pedagang UMKM yang meminta identitasnya dirahasiakan mengaku harus merogoh kocek hingga Rp3 juta untuk menyewa satu tenda selama 10 hari pelaksanaan bazar. Menurutnya, biaya sebesar itu sangat memberatkan bagi pedagang, apalagi omzet dari momentum hari jadi daerah tersebut tidak menguntungkan, karena tidak ramainya pembeli.

"Kami diminta bayar Rp3 juta per tenda untuk durasi 10 hari. Mengingat bazar ini sudah dilaksanakan beberapa kali dalam tahun 2026 ini, akumulasi dana yang terkumpul tentu sangat besar. Kami menduga perputaran uang ini sengaja dimanfaatkan untuk menguntungkan oknum panitia tertentu, karena fasilitas yang disediakan sangat minim," keluh pedagang tersebut saat ditemui di lokasi bazar, Minggu (25/10/2026).

Keluhan para pedagang ini menambah daftar polemik keberadaan bazar HUT Rohil di kawasan tersebut. Sebelumnya, masyarakat dan pengguna jalan juga sempat mengeluhkan penempatan lapak di badan jalan umum karena memicu kemacetan parah di sekitar Taman Kota Bagansiapiapi.

Hingga berita ini diterbitkan, perwakilan panitia pelaksana bazar HUT Rohil belum memberikan jawaban mendetail terkait pembagian aliran dana sewa lapak sebesar Rp3 juta tersebut. (Red). 

Lebih baru Lebih lama
Zada News

نموذج الاتصال